Mengurus Dokumen Pernikahan di Kelurahan Blotongan Salatiga (2025 version)


Salatiga, 21 Juli 2025

Hari ini aku dengan semangat 45 berangkat menuju puskesmas untuk siap-siap disuntik vaksin tetanus, tapi ternyata... Tetottt.
Kata petugas puskesmas, aku harus membawa persyaratan dulu dari kelurahan. Okedeh aku akan berangkat menuju kelurahan. Sesampainya di kelurahan, aku bilang ke petugas, "Permisi, mau mengurus persyaratan menikah" dikasihlah aku satu bundle daftar dokumen yang harus dibawa untuk kelurahan dan untuk KUA kecamatan. Lemas lah aku, karena banyak hal yang belum aku siapkan. Sebagai gen-Z jujur saya kecewa karena info persyaratan dokumen untuk kelurahan tidak ter-publish dimana pun. Di jaman teknologi saat ini, website resmi mereka tidak update, bahkan instagramnya tidak aktif 😢

Jadi ada deh kayaknya satu setengah jam mengurus dokumen yang belum aku penuhi. Btw ini dia dokumen yang harus kalian bawa kalau kalian rumahnya di Kelurahan Blotongan Salatiga:

PERSYARATAN ADMINISTRASI PERKAWINAN KELURAHAN BLOTONGAN SALATIGA
CALON PENGANTIN PEREMPUAN

  1. Pengantar RT RW
  2. FC Bukti Pelunasan PBB
  3. FC KTP Kedua Catin (Calon pengantin)
  4. FC KK Kedua Catin
  5. FC Akta Kelahiran kedua Catin
  6. FC KTP Wali nikah (dilampiri KK jika tidak satu rumah dengan pengantin)
  7. FC KTP Kedua Orang Tua Catin (dilampiri KK jika tidak satu rumah dengan pengantin)
  8. FC Akta Kematian (Jika Ayah atau Ibu sudah meninggal)
  9. FC Buku Nikah Kedua Orang Tua Kandung
  10. Pas foto kedua Catin ukuran 2 x 3 background biru (wajib berkerudung bagi muslim)
  11. FC Surat pernyataan belum pernah menikah/cerai hidup/cerai mati bermaterai Rp 10.000 dengan TTD RT dan RW (form diberikan oleh kelurahan)
  12. FC Akta Cerai (Jika status catin berstatus cerai hidup) dan atau FC Akta Kematian (Jika status catin berstatus cerai mati)
  13. FC Imunisasi Tetanus Toksoid dan Hasil Pemeriksaan Catin
  14. Men-download aplikasi SIGA Mobile di Plasystore atau Appstore dan Menyertakan Sertifikat SIGA Mobile (print out)
Nah, banyak kan guys 😭😭😭
Dari banyak hal yang aku belum siapkan, salah satunya FC bukti pelunasan PBB, sialnya aku lupa aku kemarin bayar lewat mana, sempat panik karena biasa aku bayar lewat TokoPedia tapi pas aku cari di riwayat pembayaran sama sekali nggak ada. Untung ingat kalau tahun ini aku bayar lewat aplikasi Bima by Bank Jateng. Tapi...., ada tapinya lagi nih, aku bayar kan bulan April ya, dan pakai rekeningnya pacar aku, waktu dicek, OMG panik banget karena riwayat transaksi di aplikasi Bima cuma bisa dilihat sebulan ke belakang. Bete beraatttttt. Sempat menyesal kemarin kok nggak aku screenshoot bukti pelunasannya. Untungnya aku cari-cari di internet dan bisa cetak bukti pelunasan lewat websiteMY-SPPT | SALATIGA
halaman website e-SPPT Salatiga

Kalian tinggal scroll agak bawah nanti ada tulisan itu, isi NJOP dan boom, keluarlah

keterangan PBB kalian dari jaman jebot, scroll ke bawah dan kalian bisa download sendiri versi pdf-nya, jadi bisa kalian print out deh.
Lanjut lah ya, setelah aku melengkapi semua persyaratan yang dibutuhkan, aku meluncur lagi ke kantor Kelurahan. Mbak petugasnya yang menerima, lalu dibuatkanlah aku surat pengantar untuk dibawa ke kantor Kecamatan. Setelah sampai di kantor Kecamatan, aku antre untuk memperoleh tanda tangan dan cap Kecamatan.
Mulai pusing ga aku bolak balik? Kalau iya, yaah kalian merasakan jadi aku pagi ini.

Aku pergi ke Puskesmas Kecamatan Sidorejo, melakukan pendaftaran, menyerahkan surat pengantar dari kelurahan dan antre untuk suntik vaksin tetanus dan screening kesehatan, selanjutnya kita bakal dapat chat WhatsApp dari Kemenkes yang berisi link pengisian form mandiri cek kesehatan. Sebelumnya kalian harus membayar dulu ke kasir sebesar Rp 19.500 untuk cek darah di Laboratorium puskesmas. Jangan lupa kalian harus menyiapkan uang cash alias tunai karena mereka tidak menerima selain itu. Bodohnya aku tidak membawa uang tunai yang cukup banyak, tadi sudah habis untuk fotocopy, jadi aku harus JALAN CEPAT, ya kalian tidak salah baca, aku jalan cepat hampir lari karena panik wkwk, aku menuju Alfamart untuk tarik tunai, tapi nggak ada ATM Coyyyyyyyy. Untung aja bisa tarik tunai via e-wallet DANA. Kembali ke puskesmas sedikit ngos-ngosan, lunas sudah pembayaran untuk cek kesehatanku.
Antre untuk  diambil darah, kebetulan yang berjaga anak magang, aku bilang ke dia "duh deg-degan deh" eh dia malah ikut panik dan deg-degan. Sampai-sampai dia ga mau ambil darahku sendiri, aku yakinin dia "eh gapapa, aku cuma deg-degan tapi ga takut kok" dikasih semangat juga sama bu dokter labnya. Akhirnya anak ini berani ambil darahku, beruntung juga karena nadinya gampang ketemu tanpa drama wkwkwk.
Setelah diambil darahnya, kita menuju poli gigi untuk diperiksa bagian gigi apakah ada karies atau gigi berlubang. Proses pengecekan kurang lebih 1 jam (walaupun tadi aku nggak sampai 1 jam). Sambil menunggu laporan cek lab darah jadi, aku diarahkan untuk mengisi form cek kesehatan mandiri lewat link yang sudah dikirimkan.
Link Form untuk isi mandiri
Link ketika hasil lab sudah jadi


Setelah semua selesai, rapor dan surat keterangan sehat akan dicetak oleh petugas, selanjutnya aku diarahkan ke ruang Ibu dan Anak dan disuntik vaksin Tetanus. Terakhir mendapatkan semacam kartu vaksin dan harus dicap oleh petugas TU di puskesmas. Selesai dehhh, Ya Allah capeknyoo (padahal baru satu urusan doang di Puskesmas).

Kembali lagi ke Kantor Kelurahan Blotongan, dengan harapan besar agar aku bisa langsung ke Kecamatan lanjut KUA. Harapanku ternyata pupus karena aku belum isi surat pernyataan (nomor 11 di daftar administrasi di atas) yang di TTD RT dan RW. Sedih banget karena aku tidak bisa menyelesaikan urusanku satu waktu. Pak RT dan Pak RW-ku hanya bisa ditemui saat malam setelah beliau pulang kerja, jadilah, aku termangu dan bete berat sepanjang perjalanan pulang.
Yaudah deh, akhirnya aku pulang dan setelah jam Istirahat, aku kembali ke kantorku untuk bekerja. Malamnya aku menuju ke Pak RT dan Pak RW untuk minta TTD. Lanjut besok untuk urus ini itu.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jadi Ini Ceritanya MAKALAH gaes!

About me